Mengenal SI APIK, Salah Satu Aplikasi Penyususan Laporan Keuangan Multi Sektor bagi UMKM

Elok Ning Faikoh, S.Pi, M.P
Widyaiswara Ahli Muda – UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Prov. Jawa Timur

UMKM memegang peranan penting dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia. Keberadaan dan keberlangsungan UMKM tidak terlepas dari bagaimana UMKM tersebut mengelola usahanya. Untuk dapat menjalankan usahanya secara terus menerus, UMKM juga harus melakukan pengelolaan keuangan dengan baik dan benar. Perwujudan pengelolaan keuangan yang baik tentunya perlu didukung dengan penyusunan laporan keuangan secara akurat dan akuntabel.

Namun pada kenyataanya, banyak kendala yang dihadapi oleh para pelaku UMKM terkait dengan penyusunan laporan keuangan ini. Pelaku UMKM kebanyakan belum memiliki pemahaman yang memadai tentang akuntansi, Sehingga mereka belum mampu menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi. Selain itu, sebagian pelaku UMKM hanya berfokus pada kegiatan marketing dan pengembangan produk saja.

Namun, jika kita mau mencari di internet, sebenarnya banyak sekali aplikasi tak berbayar yang bisa membantu menyusun laporan keuangan secara mudah. Salah satu aplikasi yang bisa kita gunakan adalah SI APIK. SI APIK adalah salah satu Software akuntansi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) khusus untuk UMKM. Si APIK tersedia dalam dua platform yaitu android dan dekstop. Platform Android dapat diunduh di google play store. Sedangkan platform dekstop dapat di akses di https://www.bi.go.id/siapik.

Adapun standar pencatatannya mengacu pada standar yang telah disusun oleh Bank Indonesia bersama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Jadi, sistem pencatatan pada aplikasi ini sudah baku, diakui dan diterima oleh berbagai lembaga keuangan yang ada di Indonesia. Dengan demikian, laporan-laporan yang dihasilkan dari aplikasi ini juga bisa dijadikan sebagai landasan pengajuan pembiayaan kredit kepada lembaga keuangan.

Untuk sistem pencatatannya sendiri, aplikasi ini menganut sistem Input Single Entry (menurut transaksinya) sehingga tidak menginput berdasarkan akun-akun yang merumitkan. Hal ini tentunya akan mempermudah penggunaan aplikasi (pelaku UMKM) untuk mencatat dan menghasilkan laporan keuangan. Terlebih mereka yang tidak memahami akuntansi secara terperinci.

Aplikasi SI APIK menyediakan berbagai macam sektor usaha yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan usaha yang dimiliki pelaku UMKM. Adapun sektor usaha dibagi menjadi dua bagian besar yaitu usaha perorangan dan badan usaha bukan badan hukum yaitu: Jasa, perdagangan, manufaktur, pertanian, perikanan tangkap dan perikanan budidaya.

Dalam aplikasi SI APIK, laporan keungan dapat di lihat secara real time sehingga memudahkan pelaku UMKM dalam mengontrol kinerja keuangnnya. Laporan keuangan berupa Neraca, Laba Rugi dan Arus Kas. Laporan keuangan dapat di print out, ekpor ke PDF ataupun ekspor ke exel. Hal ini memberikan kemudahan pelaku UMKM untuk menyimpan data laporan keuangan baik secara hard copy maupun soft copy.

Pada menu laporan, terdapat beberapa sub menu yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut oleh pengguna SI APIK, utamanya untuk membantu melakukan analisis laporan keuangan usahanya. Beberapa sub menu tersebut antara lain: laporan rincian, laporan history transaksi, laporan kinerja keuangan, laporan trend dan laporan analisis beban. Laporan ini dapat dilihat secara real time sehingga dapat membantu pelaku usaha melakukan kontrol kinerja keuangan, efisiensi biaya, peningkatan pendapatan, ataupun meningkatkan efektifitas manajemen usaha secara keseluruhan.

Nah, mulai sekarang tidak ada alasan untuk tidak melakukan pencatatan keuangan usaha. Banyak sekali pilihan aplikasi yang dapat membantu kita menyusun laporan keuangan dengan mudah, tanpa ribet, dan tentunya gratis.  

Leave a Reply

Your email address will not be published.